Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Tanam Jagung Libatkan Pelajar, Estimasi Produksi 5 Ton per Hektare

Tanam Jagung Libatkan Pelajar, Estimasi Produksi 5 Ton per Hektare

Penajam– Tanam Jagung serentak kuartal III tahun 2025 yang dilaksanakan di lahan praktik SMKN 3 PPU, Kecamatan Babulu, Rabu (9/7). Kegiatan ini tidak hanya melibatkan instansi pemerintah, tetapi juga menggandeng pelajar sebagai bagian dari pendidikan pertanian berbasis praktik. Komitmen Polres Penajam Paser Utara (PPU) dalam mendukung program ketahanan pangan terus dibuktikan melalui aksi nyata.

Dengan estimasi produksi mencapai 5 ton per hektare, program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

Sinergi Multi-Pihak dalam Gerakan Penanaman Jagung

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan hasil kolaborasi antara:

  • Polres PPU

  • Dinas Pertanian PPU

  • Dinas Ketahanan Pangan PPU

  • Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim

  • UPTD KPHP Bongan dan Telake

  • Unsur TNI

  • Elemen masyarakat dan pelajar SMKN 3 PPU

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, yang diwakili oleh Kabag SDM Kompol Muhadi, hadir memimpin kegiatan bersama Forkopimda PPU dan pejabat terkait. Turut hadir Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Kepala Dinas Pertanian Andi Trasodiharto, serta perwakilan dari Kejaksaan, Pengadilan, TNI, dan kepala desa se-Kecamatan Babulu.

Kompol Muhadi dalam sambutannya menegaskan, “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menanam benih jagung, tetapi juga menanam semangat kebersamaan dan ketahanan pangan bagi generasi mendatang.”

Pelajar SMK Dilatih Praktik Pertanian Berkelanjutan

Salah satu aspek menarik dari program ini adalah keterlibatan aktif siswa-siswa SMKN 3 PPU. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik, di mana para pelajar diajak langsung memahami proses budidaya jagung dari tahap penanaman hingga panen.

Kepala SMKN 3 PPU menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan akan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan kemandirian pangan.

“Ini adalah kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar langsung tentang pertanian modern dan bagaimana mengelola lahan secara produktif,” ujarnya.

Jagung Varietas Pertiwi Potensi Panen 5 Ton/Hektare dalam 3-4 Bulan

Jenis jagung yang ditanam adalah varietas Pertiwi, dipilih karena memiliki masa panen relatif singkat (3-4 bulan) dengan estimasi produksi 5 ton per hektare.

Tanam Jagung Libatkan Pelajar, Estimasi Produksi 5 Ton per Hektare
Tanam Jagung Libatkan Pelajar, Estimasi Produksi 5 Ton per Hektare

Baca Juga: Polres Penajam Paser Utara Amankan Laut dan Darat

Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa hasil panen akan dimanfaatkan untuk:

  • Pengolahan lebih lanjut (sebagai pakan ternak atau bahan pangan)

  • Bibit untuk penanaman berikutnya (menjamin keberlanjutan program)

“Kami ingin mengajak generasi muda, khususnya siswa SMK, untuk mencintai dunia pertanian. Program ini membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi sektor produktif dan menjanjikan,” tegas Andi.

Sorotan Nasional Disiarkan Langsung Bersama Mabes Polri

Kegiatan ini tidak hanya menjadi perhatian lokal, tetapi juga akan disiarkan secara nasional melalui Zoom meeting, terhubung langsung dengan gerakan penanaman jagung bersama Mabes Polri. Hal ini menegaskan bahwa PPU menjadi salah satu contoh daerah yang serius dalam membangun ketahanan pangan.

Program penanaman jagung di SMKN 3 PPU ini memiliki beberapa dampak strategis:

  1. Edukasi Pertanian bagi Generasi Muda – Memperkenalkan teknologi pertanian modern kepada pelajar.

  2. Optimalisasi Lahan Tidur – Memanfaatkan lahan sekolah dan perhutanan sosial untuk produksi pangan.

  3. Peningkatan Produksi Jagung Lokal – Mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan.

  4. Sinergi Antar-Lembaga – Kolaborasi TNI-Polri, Pemda, sekolah, dan masyarakat menciptakan model pembangunan berkelanjutan.

Gerakan penanaman jagung di PPU bukan sekadar seremonial, tetapi aksi nyata dalam membangun ketahanan pangan berbasis pendidikan dan kolaborasi.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *