Penajam Paser Utara Fokuskan Transformasi Pendidikan: Coding dan AI Jadi Bekal Generasi Menyongsong IKN
Info Penajam- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus berbenah dalam dunia pendidikan untuk menyambut hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kini menaruh fokus utama pada penguasaan teknologi, khususnya coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagai bekal generasi muda menghadapi era digital yang semakin pesat.
Langkah nyata sudah dilakukan dengan menggelar pelatihan AI bagi para guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar-mengajar.
Kepala Dikpora Kabupaten PPU, Andi Singkerru, menegaskan bahwa inovasi pendidikan berbasis teknologi adalah kebutuhan mendesak.
“Tenaga pendidik sekolah dasar dan menengah pertama diberikan pelatihan tata cara penggunaan AI. Guru dilatih bagaimana mengaplikasikan AI dalam proses belajar mengajar, dan program pelatihan ini masih terus berjalan,” ungkap Andi saat ditemui di Penajam Paser Utara, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga : Piala Gubernur Kaltim Resmi Ditutup, PPU Berjaya dengan 5 Emas
Coding Masuk Kurikulum Dasar
Selain melatih guru, Pemkab PPU juga berencana mengajarkan dasar-dasar coding kepada siswa SD dan SMP. Menurut Andi, penguasaan coding akan menjadi bekal penting agar anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital.
“Peserta didik sejak dini harus dibekali kemampuan memahami logika dasar pemrograman. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, khususnya dalam mendukung keberadaan IKN yang akan menjadi pusat pemerintahan dan inovasi,” jelasnya.
Persiapan Menyongsong IKN
Sebagai daerah penyangga utama IKN, PPU memiliki tanggung jawab besar menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Kehadiran coding dalam kurikulum serta pelatihan AI bagi guru menjadi bagian dari transformasi pendidikan yang berorientasi masa depan.
“Pembelajaran coding ini kita optimalkan karena PPU berada di garis depan pembangunan IKN. SDM kita harus siap, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga kualitas pendidikan. Inilah investasi jangka panjang untuk generasi muda,” tambah Andi.
Respon Positif Guru dan Siswa
Program ini mendapat sambutan positif dari kalangan guru maupun siswa. Guru merasa terbantu dengan materi pelatihan AI karena membuka wawasan baru dalam mengelola kelas, sementara siswa menyambut antusias karena coding diperkenalkan dengan metode menyenangkan.
Sejumlah sekolah bahkan mulai mengembangkan klub coding dan robotik sederhana untuk melatih kreativitas sekaligus memupuk semangat kolaborasi antar siswa.
Menuju Generasi Digital Nusantara
Transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Penajam Paser Utara tidak hanya bertujuan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetapi juga membangun generasi digital Nusantara yang mampu berkontribusi dalam pembangunan IKN.
“PLN bisa menjaga pasokan listrik, pemerintah bisa membangun infrastruktur, tapi generasi mudalah yang akan menentukan wajah IKN di masa depan. Karena itu, pendidikan harus melangkah cepat, tanggap, dan visioner,” tutup Andi.
Dengan langkah progresif ini, Penajam Paser Utara menegaskan komitmennya: membangun pendidikan yang tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga berani melompat ke masa depan. Coding, AI, dan semangat inovasi akan menjadi pondasi kuat menuju Nusantara yang cerdas dan modern.















